DAFTAR ISI
[ Hide ]
Kamis, 9 Jul 2026
649 Views
Kalau ngomongin kuliner Jakarta, biasanya yang langsung muncul di kepala adalah tempat ngopi atau cafe-cafe viral yang lagi rame di media sosial.
Tapi sebenarnya, ibu kota juga punya banyak banget makanan legend di Jakarta yang sudah berdiri puluhan tahun dan sampai sekarang masih ramai berkat rasanya yang konsisten.
Nah, kalau kamu bosan sama tempat makan yang itu-itu aja, saatnya coba jajal kuliner legend di Jakarta berikut ini. Semua rekomendasinya juga dijamin halal, jadi bisa dinikmati semua kalangan.
DAFTAR ISI
[ Hide ]

Berdiri sejak tahun 1957, Bakmi Gang Kelinci jadi salah satu kuliner legendaris paling ikonik di Jakarta. Awalnya cuma warung sederhana di lorong kecil Pasar Baru, kini Bakmi Gang Kelinci udah punya belasan cabang di Jakarta dan sekitarnya.
Daya tarik utamanya ada di mie buatan sendiri yang dibuat setiap hari, dengan tekstur kenyal dan nggak overcook. Semua bahan yang dipakai juga udah terjamin halal.
Kamu bisa coba menu andalannya yaitu bakmi pangsit dan bakmi ayam cah jamur, lengkap dengan topping ayam kampung suwir yang ditumis pakai minyak bawang wangi.
Kalau lagi pengen makan mie ayam, coba datang ke Mie Ayam Gondangdia yang udah eksis sejak tahun 1968. Menariknya, tempat ini jadi salah satu mie ayam tertua yang masih bertahan di Jakarta.
Porsi mie ayamnya nggak pelit, ditambah dengan tekstur mie yang tipis, kenyal, dengan kuah kaldu yang gurih dan ringan. Menu best seller-nya adalah mie baso pangsit, yang jadi favorit banyak pelanggan setia sejak kecil hingga sudah berkeluarga.

Udah berdiri sejak 1960, Gado-Gado Bon Bin seringkali masuk ke daftar gado-gado terenak warga Jakarta hingga kini. Namanya sendiri diambil dari lokasi awal berdirinya, yaitu Jalan Kebon Binatang di kawasan Cikini.
Keunikan gado-gado di sini ada pada cara penyajian bumbu kacangnya yang disiram, bukan diulek langsung dengan sayuran seperti gado-gado pada umumnya.
Rasa bumbunya gurih dengan sedikit sentuhan asam dari cuka aren, dilengkapi kerupuk udang dan lontong yang direbus lebih dari enam jam.
Ayam Goreng Berkah Rachmat udah jualan sejak awal tahun 1960-an, dirintis oleh Rachmat Muljoredjo yang awalnya berjualan dengan modal satu meja kecil dan sepuluh ekor ayam.
Kini, usaha keluarga ini sudah dikelola generasi ketiga dan bisa menjual sekitar 500 ekor ayam goreng setiap harinya. Tidak heran tempat ini selalu ramai, karena mereka menyajikan ayam kampung segar yang rasanya gurih dan teksturnya lembut.
Sambalnya yang pedas menampar juga jadi salah satu alasan orang, baik warga Jakarta maupun dari luar kota, rela mengantri demi menikmati ayam goreng legendaris ini.
Berlokasi di kawasan Jatinegara, Ayam Goreng Ibu Haji sudah jadi bagian dari sejarah kuliner Jakarta sejak tahun 1948. Meski sempat terbakar pada 1998, rumah makan ini tetap bertahan dan sekarang sudah dikelola generasi ketiga.
Daya tariknya ada pada ayam kampung berukuran besar yang diungkep dengan bumbu kuning cerah lalu digoreng hingga harum. Disajikan bersama sambal ulek merah yang pedas segar dan sayur asem penyegar lidah.
Kalau kamu kesini, jangan lupa juga pesan menu pelengkapnya seperti paru goreng dan empal serundeng yang tidak kalah lezat.

Soto Betawi H. Ma'ruf jadi salah satu kuliner Betawi paling legendaris di Jakarta. Tempat ini sudah berdiri sejak tahun 1940-an dan pernah jadi langganan tokoh penting di Indonesia.
H. Ma'ruf awalnya berjualan keliling dengan cara dipikul, sebelum akhirnya membuka rumah makan permanen di depan Taman Ismail Marzuki pada era 1980-an.
Yang bikin Soto Betawi H. Mar’ruf ramai hingga kini yaitu kelezatan kuah sotonya yang dibuat dari campuran santan dan susu. Rasanya gurih dan khas yang bikin banyak orang ketagihan.
Bubur Ayam H.R Suleman, yang akrab disebut Burcik, sudah eksis sejak tahun 1960-an di kawasan Cikini.
Keunikan burcik ada pada teksturnya yang tanpa kuah, dengan topping suwiran ayam kampung, tongcai, cakwe, dan emping.
Kamu juga bisa pilih varian bubur telur, di mana kuning telur ayam kampung mentah dibenamkan langsung di tengah bubur panas untuk sensasi rasa yang lebih gurih.

Juga ada nasi uduk legend di Jakarta, yaitu Nasi Uduk Kebon Kacang yang udah berdiri sejak tahun 1967. Menariknya, nasi uduk ini jadi salah satu nasi warung nasi uduk tertua di kawasan Kebon Kacang.
Ciri khas nasi uduk ini ada pada cara pembungkusan nasi uduk dengan daun pisang berbentuk kerucut kecil, lengkap dengan taburan bawang goreng melimpah.
Kalau kesini, kamu bisa pesan lauk favorit banyak pelanggan yaitu ayam goreng yang gurih beserta sambal kacang yang dicocol. Rasanya khas dan dijamin bikin nagih.
Hunting kuliner di Jakarta nggak lengkap rasanya tanpa mencoba chinese food. Di kawasan Kwitang, Senen, ada Chinese Food Pak Nano yang worth it untuk kamu coba.
Kuliner legend Jakarta yang satu ini punya cita rasa masakan yang nggak kalah dengan restoran besar berkat pemiliknya yang mantan chef utama di sebuah restoran.
Menu andalannya adalah mie goreng dengan racikan bumbu spesial hasil pengalaman puluhan tahun sebagai chef profesional.
Porsinya yang banyak dengan harga yang cukup bersahabat bikin tempat ini jadi pilihan menarik buat kamu yang cari cita rasa Chinese food otentik tanpa perlu ke restoran mahal.

Soto Kaki Sapi Bang Mamat sudah berjualan sejak akhir 1970-an, awalnya cuma gerobakan di sekitar Jalan Karang Anyar sebelum menetap di lokasinya sekarang.
Setiap harinya, Soto Kaki Sapi Bang Mamat ini bisa menghabiskan sekitar 15 kg daging dan 5 kg jeroan untuk melayani sekitar 150 mangkok soto.
Daya tariknya ada pada kuah soto yang meski memakai campuran santan dan susu, rasanya justru terasa ringan dan nggak terlalu kental seperti soto Betawi kebanyakan.
Isiannya juga bisa kamu sesuaikan dengan selera, mulai dari kaki sapi, daging, paru, sampai babat yang empuk dan nggak amis.
Selain 10 rekomendasi kuliner Jakarta di atas, masih ada banyak tempat-tempat legend lainnya yang juga bisa kamu coba, mulai dari Bakso Titoti Barito, Sate Khas Senayan, Es Teler 77 Duren Sawit, Nasi Goreng Kebon Sirih, dan Toko Kue Tan Ek Tjoan.
Ada juga Sate Padang Ajo Ramon, Gudeg Pejompongan Bu Tinah, Nasi Kapau Uni Lis Blok M, Kerak Telor Museum Fatahillah, sampai Kopi Es Tak Kie Gang Gloria yang nggak kalah legendaris buat dijadikan tujuan kulineran kamu berikutnya.

Udah nemu kuliner legend di Jakarta yang mau kamu coba duluan? Biar food hunting makin nyaman, jangan lupa siapkan outfit yang santai, nyaman, tapi tetap stylish untuk menemani perjalananmu.
Soal outfit yang cocok dengan cuaca Jakarta yang cenderung panas sekaligus tetap kece dipakai seharian, kamu bisa menemukannya di koleksi 3Second dan Greenlight.
Mulai dari kaos, kemeja, hingga celana kasual, semuanya dirancang dengan material yang nyaman dan mudah dipadukan untuk aktivitas kulineran.
Yuk, cek koleksi lengkapnya di marketplace resmi 3Second atau kunjungi toko 3Second dan Greenlight terdekat!
Artikel ini ditulis oleh: 3Second Writer - SM
Bagikan