DAFTAR ISI
[ Hide ]
Rabu, 6 Mei 2026
6.794 Views
Bagi kamu yang suka lagu-lagu indie, nama Hindia pasti sudah sering kamu dengar di playlist sehari-hari. Di balik musiknya yang relatable, ada sosok Baskara Putra yang menarik untuk kamu kenal lebih jauh, bukan hanya dari karyanya, tapi juga sisi personalnya.
Mulai dari perjalanan hidup, hobi, kepribadian, sampai hal-hal di luar panggung, Baskara punya banyak sisi yang membentuk dirinya seperti sekarang.
Yuk, kita lihat lebih dekat perjalanan dan sisi personal Baskara Putra yang membuat musiknya terasa begitu dekat dengan banyak orang!
DAFTAR ISI
[ Hide ]

Baskara Putra atau dikenal dengan nama panggung Hindia memiliki nama lengkap Daniel Baskara Putra. Ia lahir di Jakarta pada 22 Juni 1993 dan besar di kota yang sama.
Meski dikenal sebagai musisi, namun latar belakang pendidikan Baskara tidak berasal dari jurusan seni musik. Pria berusia 32 tahun ini merupakan lulusan Ilmu Komunikasi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia.
Namun, pengalaman kuliahnya tetap berperan penting dalam perjalanan dirinya sebelum dikenal luas di industri musik Tanah Air. Proses akademis tersebut juga ikut membentuk cara ia berpikir dan menyampaikan ide dalam berbagai karyanya.

Setelah menyelesaikan pendidikannya di tahun 2015, Baskara Putra mulai lebih aktif menekuni dunia musik secara serius. Ia perlahan terlibat dalam berbagai proyek musik yang kemudian membentuk namanya dikenal di skena musik Tanah Air.
Salah satu yang paling familiar adalah Hindia, proyek musik yang membuatnya semakin luas dikenal lewat lagu-lagu dengan lirik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Namun, Baskara tidak cuma aktif sebagai Hindia aja, ia juga terlibat aktif dalam band seperti .Feast dan Lomba Sihir yang sama-sama punya pengaruh kuat di industri musik Indonesia.

Baskara merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Ia tumbuh di keluarga yang suportif dan terbuka terhadap dunia kreatif. Bahkan, kakaknya juga lebih dulu terjun di dunia musik.
Dalam beberapa kesempatan, Baskara pernah bercerita bahwa sang ibu sempat merasa khawatir saat ia memilih serius di dunia musik, namun tetap memberikan dukungan penuh.
Dukungan keluarga ini menjadi salah satu hal yang ikut membentuk rasa percaya dirinya untuk menekuni dunia kreatif sejak awal berkarya.
Musik bukan hal baru bagi Baskara Putra. Ia sudah tertarik di dunia musik sejak masa SMA dan menjadikannya sebagai ruang utama untuk berekspresi sekaligus berkembang sebagai pribadi.
Menariknya, di luar musik, Baskara juga punya ketertarikan pada seni desain dan visual. Hal ini membuatnya cukup akrab dengan aspek kreatif di luar musik, terutama yang berkaitan dengan estetika dan konsep visual.
Selain itu, ia juga dikenal memiliki kebiasaan mengoleksi barang-barang kecil di rumahnya, yang beberapa kali ia bagikan melalui media sosial. Kebiasaan ini menunjukkan sisi personalnya yang cukup detail dalam melihat nilai dari hal-hal sederhana.
Baskara juga dikenal memiliki lingkungan pertemanan yang cukup luas. Ia banyak berinteraksi dengan musisi dan orang-orang di industri kreatif, termasuk lingkar komunitas kampus saat masih berkuliah.
Lingkungan ini punya pengaruh besar terhadap cara pandang dan proses kreatifnya. Terlebih, pertemanan yang didominasi generasi muda membuatnya tetap dekat dengan isu dan keresahan yang relevan saat ini.
Ia juga pernah menyebut bahwa karyanya tidak ditujukan untuk generasi tertentu, melainkan lahir dari pengalaman pribadi serta orang-orang di sekitarnya.

Di luar sosoknya sebagai musisi, Baskara Putra dikenal sebagai pribadi yang tenang, observatif, dan reflektif. Cara ia berbicara dan menyampaikan pandangan cenderung sederhana, tapi tetap penuh makna.
Karakter ini sering terlihat dari cara ia berbicara dalam wawancara maupun ketika memberikan pandangannya tentang berbagai hal saat diundang ke kanal podcast.
Sisi kepribadian ini membuat dirinya terlihat konsisten sebagai individu maupun musisi, sehingga karya-karyanya terasa lebih jujur dan dekat dengan pendengar.
Sisi kepribadian Baskara yang tenang, reflektif, dan penuh makna juga tercermin dalam kolaborasi terbarunya bersama 3Second, yang menjadi kabar baik bagi para penggemarnya.
Kolaborasi 3Second x Hindia ini menghadirkan koleksi kaos yang bukan sekadar merchandise, tetapi juga medium ekspresi yang menangkap “frequencies you don’t always hear, but always feel.”
Visual yang dihadirkan membawa nuansa intim dan reflektif, mirip seperti lagu-lagu Hindia yang sering terasa diam-diam, tapi justru paling kuat meninggalkan kesan.
Kabar baiknya, koleksi 3Second x Hindia ini sudah tersedia di marketplace 3Second dan toko 3Second terdekat di kotamu. Kamu bisa segera dapatkan koleksinya sebelum kehabisan!
Artikel ini ditulis oleh: 3Second Writer - SM
Bagikan