DAFTAR ISI
[ Hide ]
Jumat, 27 Feb 2026
385 Views
Memasak bisa jadi skill basic yang wajib kamu kuasai sehari-hari, tapi juga bisa berkembang jadi hobi yang menyenangkan. Supaya masakan bisa lezat, kuncinya bukan cuma soal resep, tapi soal paham teknik memasak ala chef yang benar.
Banyak orang merasa masak ala chef itu rumit dan butuh peralatan mahal, padahal sebenarnya ada teknik-teknik sederhana yang bisa kamu praktekkan di rumah.
Dengan memahami cara-cara yang tepat, dijamin rasa masakan bisa naik level meski bahan yang digunakan tetap simpel. Penasaran apa saja teknik memasak yang bisa bikin hidangan kamu terasa lebih profesional? Yuk, simak di artikel ini!
DAFTAR ISI
[ Hide ]
Teknik merebus atau boiling adalah metode memasak dengan menggunakan air mendidih bersuhu sekitar 100°C. Biasanya teknik ini digunakan untuk memasak mie, pasta, telur, atau sayuran bertekstur padat.
Kunci dari boiling adalah memastikan air benar-benar sudah mendidih sebelum bahan dimasukkan. Ini membantu agar bahan matang merata dan menjaga teksturnya tetap pas.
Meski terlihat sederhana, teknik ini tetap butuh perhatian pada durasi memasak. Terlalu lama merebus bahkan juga bisa membuat tekstur masakan jadi lembek dan nutrisinya berkurang.
Kalau kamu pernah coba masakan yang punya aroma smoky khas seperti di restoran barbekyu, pasti langsung terasa beda dari masakan biasa. Nah, itu namanya teknik grilling, yaitu metode memasak dengan panas langsung dari bawah pakai bara api atau grill pan.
Teknik grilling cocok untuk daging, ayam, seafood, hingga sayuran seperti jagung dan paprika. Hasilnya biasanya punya bagian luar yang sedikit caramelized dengan tekstur agak garing, sementara bagian dalamnya tetap juicy.
Agar hasilnya maksimal, pastikan permukaan grill sudah benar-benar panas sebelum bahan diletakkan. Hindari terlalu sering membalik makanan supaya grill marks terbentuk cantik dan rasa smoky-nya lebih terasa.
Deep frying adalah teknik menggoreng bahan makanan dalam minyak panas yang jumlahnya banyak hingga seluruh bagian terendam. Suhu idealnya biasanya berada di kisaran 170–180°C.
Metode ini menghasilkan tekstur luar yang renyah dan bagian dalam yang tetap lembut. Cocok untuk ayam goreng tepung, kentang goreng, atau camilan seperti risoles.
Pastikan minyak benar-benar panas sebelum menggoreng agar makanan tidak menyerap terlalu banyak minyak. Setelah matang, tiriskan di atas kertas minyak supaya lebih crispy.
Pernah dengar suara “cesss” saat bawang masuk ke wajan panas? Nah, itulah tanda sautéing atau menumis dilakukan dengan benar.
Teknik ini menggunakan sedikit minyak dan api sedang hingga besar untuk memasak bahan dengan cepat. Biasanya dipakai untuk menumis bawang, sayur, atau potongan daging kecil.
Karena waktunya singkat, kamu harus terus mengaduk agar tidak gosong. Teknik ini cocok untuk masakan praktis yang tetap kaya rasa.
Mengukus atau steaming dikenal sebagai metode memasak ala chef yang lebih sehat karena tidak menggunakan minyak. Caranya yaitu bahan masakan dimasak dengan uap air panas hingga matang.
Selain itu, pastikan juga air kukusan sudah mendidih sebelum bahan dimasukkan, serta gunakan penutup agar uap tidak keluar dan proses mengukus bisa lebih efektif.
Teknik mengukus ini sering digunakan untuk dimsum, berbagai sayuran, ikan, dan banyak menu lainnya. Termasuk jika kamu ingin membuat kue atau roti seperti bakpao. Dijamin hasil masakan lebih lembut dengan nutrisi yang lebih terjaga.
Berbeda dari grilling, teknik roasting dilakukan dalam oven dengan panas yang mengelilingi makanan. Biasanya teknik roasting dipakai untuk memasak daging besar, ayam utuh, kentang, dan banyak lagi.
Teknik roasting akan membantu menghasilkan bagian luar makanan yang lebih kecoklatan, sementara di bagian dalamnya empuk dan juicy. Saat memanggang, kamu bisa gunakan suhu sedang hingga tinggi, tergantung menu yang dibuat.
Supaya hasil masakan tidak kering, kamu bisa sesekali mengoleskan minyak atau saus pada permukaan makanan yang dipanggang. Teknik ini sering dipakai chef untuk menciptakan rasa yang lebih dalam.
Pernah makan sup atau makanan berkuah yang kaldu nya begitu lezat dan umami? Bukan cuma menambahkan garam dan penyedap rasa di kuahnya, ternyata menghasilkan masakan yang satu ini perlu teknik khusus yang disebut bouillon.
Bouillon merupakan teknik memasak untuk menciptakan kaldu yang gurih. Prosesnya melibatkan perebusan tulang, daging, dan sayuran dalam waktu cukup lama.
Agar lebih wangi, biasanya juga ditambahkan bawang-bawangan yang telah ditumis sebentar. Semakin lama direbus dengan api kecil, rasa kaldu akan semakin kaya. Inilah dasar dari banyak sup dan saus ala restoran.
Kamu bisa menyimpannya sebagai stok di kulkas untuk digunakan kapan saja. Praktis dan bikin rasa masakan jadi lebih autentik.
Teknik baking identik dengan pembuatan kue, roti, atau pastry. Teknik ini menggunakan oven dengan suhu stabil agar adonan matang merata. Jadi, pastikan oven sudah dipanaskan sebelumnya supaya hasilnya maksimal.
Selain memastikan teknik memanggang seperti suhu dan durasi, proporsi bahan juga harus tepat agar tekstur tidak bantat. Karena berbeda dari roasting, baking biasanya fokus pada adonan berbasis tepung.
Oleh sebab itulah, teknik yang satu ini ini membutuhkan ketelitian. Kalau kamu sudah mahir, dijamin hasilnya akan sangat memuaskan.
Kalau kamu ingin tekstur lembut dan juicy, teknik poaching bisa jadi pilihan. Teknik poaching yaitu memasak bahan makanan di dalam cairan panas dengan suhu di bawah titik didih.
Biasanya teknik ini digunakan membuat untuk telur, ayam fillet, atau ikan. Cairannya bisa berupa air, kuah kaldu, atau susu yang sudah berbumbu.
Karena suhunya tidak terlalu tinggi, hasil masakan kamu akan lebih halus dan tidak kering. Cara ini cocok kamu terapkan jika ingin membuat menu sehat yang rendah minyak.
Pernah lihat sayuran tetap hijau cerah setelah dimasak? Nah, itu biasanya berkat teknik blanching, yaitu merebus bahan sebentar, lalu langsung memindahkannya ke air es.
Teknik ini membantu menjaga agar warna makanan tetap keluar dan tekstur tetap segar. Biasanya teknik blanching ini digunakan sebelum sayur ditumis atau dibekukan.
Selain itu, teknik ini juga membantu mengurangi rasa pahit pada beberapa bahan.
Simmering adalah teknik memasak dengan cairan panas yang hampir mendidih, tapi tidak sampai bergolak besar. Biasanya ditandai dengan gelembung kecil yang muncul perlahan.
Teknik ini cocok untuk menu yang berkuah seperti sup, semur, kari, atau berbagai masakan bersaus lainnya. Proses memasak secara perlahan dengan api kecil membantu bumbu dan kaldu meresap lebih dalam ke setiap bahan.
Meskipun memasak dengan teknik simmering membutuhkan waktu lebih lama dan kesabaran ekstra, hasil akhirnya sepadan dengan prosesnya. Justru dari proses yang pelan dan stabil inilah cita rasa yang lebih kaya dan kompleks bisa tercipta.
Berbeda dari deep frying, teknik shallow frying atau pan frying hanya menggunakan sedikit minyak di permukaan wajan. Biasanya bahan masakan tidak sepenuhnya terendam minyak.
Cocok untuk memasak telur, ikan fillet, atau daging tipis. Hasilnya tetap garing di luar tapi tidak terlalu berminyak. Untuk caranya, kamu bisa gunakan api sedang agar bagian luar matang merata tanpa cepat gosong.
Teknik ini praktis untuk kamu praktekkan sehari-hari di rumah!
Terakhir juga ada teknik braising atau mengungkep, yaitu metode memasak yang menggabungkan proses menumis, lalu lanjut dengan memasak perlahan menggunakan sedikit air atau kuah kaldu di wadah tertutup.
Biasanya braising digunakan untuk potongan daging yang teksturnya cukup keras seperti sandung lamur atau paha ayam, karena dimasak lama dengan api kecil hingga jadi lebih empuk dan juicy.
Teknik ini cocok untuk menu seperti semur, rawon, atau olahan daging berbumbu kaya rempah karena menghasilkan tekstur lembut dengan cita rasa yang lebih dalam dan beraroma kuat.
Dalam menjalani setiap aktivitas, termasuk memasak, bukan cuma teknik dan bahan yang perlu diperhatikan, tapi juga kenyamanan diri sendiri.
Memilih outfit yang nyaman dan tetap stylish bisa bikin kamu lebih leluasa bergerak di dapur, tidak mudah gerah, serta tanpa mengurangi rasa percaya diri.
Nah, untuk mendukung aktivitas harian kamu supaya tetap nyaman sekaligus fashionable, kamu bisa pilih koleksi dari 3Second dan Greenlight.
Dua brand lokal ini menghadirkan berbagai item fashion dengan desain yang modern dan material yang comfy, siap jadi pilihan outfit andalan untuk segala aktivitasmu, termasuk saat eksplorasi resep masakan di dapur.
Cek katalognya dan dapatkan item favorit kamu di toko online 3Second. Kamu bahkan juga bisa dapatkan potongan harga spesial untuk transaksi pertama, lho. Atau kalau mau cek dan coba koleksinya langsung, tinggal kunjungi toko 3Second terdekat dari kotamu.
Yuk, saatnya tampil maksimal dan nyaman di setiap aktivitas bersama 3Second!
Artikel ini ditulis oleh: 3Second Writer - SM
Bagikan