15 Makanan Khas Ramadan yang Menggiurkan Berbagai Daerah, Sudah Coba?

Lifestyle

Kamis, 12 Mar 2026

245 Views

Makanan Khas Ramadan

Berburu takjil legendaris di pasar kaget atau pusat kuliner mendadak jadi ritual wajib yang selalu bikin kangen tiap tahunnya. 

Atmosfer sore yang ramai, aroma gorengan panas yang baru diangkat dari wajan, sampai segarnya deretan es buah warna-warni itu beneran festival rasa yang cuma bisa kita temui di bulan suci ini. 

Ramadhan bukan sekadar soal menahan lapar, tapi tentang bagaimana kita merayakan kebersamaan lewat deretan kuliner nusantara yang punya cerita unik di setiap suapannya.

Setiap daerah punya jagoannya masing-masing yang siap bikin momen berbuka kamu jadi lebih spesial dan penuh makna.

Artikel 3Second kali ini akan membahas apa saja daftar kuliner makanan khas Ramadan setiap daerahnya masing-masing sekaligus menemani waktu kamu ngabuburit, yuk baca daftarnya di bawah ini!

Makanan Khas Ramadan yang Unik di Berbagai Daerah

1. Kurma

Kurma adalah hidangan pembuka paling ikonik yang berasal dari Timur Tengah dan Afrika Utara.

Sesuai sunnah Rasulullah, kurma adalah hidangan pembuka wajib. Rasanya yang manis alami dan kandungan glukosanya sangat cepat mengembalikan energi tubuh yang hilang setelah belasan jam berpuasa.

Kamu bisa menemukannya dengan mudah di pasar swalayan hingga lapak pinggir jalan tanpa perlu diolah kembali.

2. Kolak Pisang & Ubi

Perpaduan pisang, ubi, santan, dan gula aren menciptakan rasa manis-gurih yang sangat menenangkan perut saat berbuka.

Makanan khas Ramadan ini dikenal sebagai "takjil nasional", kolak berasal dari Tanah Jawa dan populer sejak masa penyebaran Islam oleh Wali Songo.

Secara filosofis, kolak berasal dari kata Arab khaliq (Sang Pencipta) atau kullaka (makanlah), yang melambangkan ajaran untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, berbuat baik, dan memohon ampunan.

Cara membuatnya cukup sederhana: rebus pisang kepok dan ubi bersama gula aren serta daun pandan, lalu tambahkan santan untuk rasa gurih yang menenangkan lambung.

Baca Juga : 10 Menu Makanan Berbuka Puasa Rumahan Praktis yang Bikin Nagih!

3. Es Timun Suri

Timun suri sebenarnya adalah buah musiman yang mendadak "banjir" di pinggir jalan saat Ramadhan. 

Teksturnya yang lembut bercampur dengan sirup dan es batu adalah definisi kesegaran yang hakiki.

Buah ini adalah primadona dari kawasan Jawa Barat, seperti Cirebon dan Banten. 

Timun suri menjadi populer karena petani setempat biasanya menanam buah ini secara khusus agar panen tepat saat bulan Ramadhan. 

Untuk menikmati kesegaran hakikinya, cukup kerok daging buahnya lalu campurkan dengan sirup coco pandan dan es batu.

4. Gorengan (Bala-bala & Bakwan)

Meskipun disarankan makan yang sehat, gorengan tetap jadi juara bertahan. Renyahnya bakwan atau tempe mendoan yang dicocol sambal kacang selalu berhasil menggugah selera.

Gorengan adalah hasil adaptasi kuliner Tionghoa yang sudah populer sejak masa kolonial sebagai camilan rakyat.

Baik itu bala-bala, bakwan, atau tempe mendoan, gorengan adalah menu yang paling mudah ditemukan di setiap sudut jalan di seluruh Indonesia saat waktu ngabuburit tiba.

Baca Juga : 8 Menu Berbuka Puasa Sederhana yang Mengenyangkan dan Bergizi

5. Bubur Sumsum

Berasal dari Jawa, bubur sumsum melambangkan kesederhanaan dan rasa syukur. Teksturnya yang sangat lembut menjadikannya pilihan tepat bagi lambung yang baru bangun setelah seharian berpuasa. 

Teksturnya yang lembut dan siraman kuah kental gula merah membuatnya sangat ramah bagi lambung yang masih kosong. 

Sangat cocok buat kamu yang ingin berbuka dengan makanan ringan tapi mengenyangkan.

Kamu bisa membuatnya dengan merebus tepung beras dan santan, lalu menyajikannya dengan siraman kuah kencana dari gula merah cair.

6. Biji Salak

Bukan biji salak sungguhan, kuliner ini berasal dari budaya Betawi dan Jawa.

Makanan khas Ramadan ini terbuat dari adonan ubi dan tepung tapioka yang dibentuk bulat-bulat kenyal. Rasanya manis dan biasanya disajikan bersama santan kental.

Hidangan ini biasanya disajikan hangat dengan santan kental yang menambah rasa gurih.

7. Kicak

 

Makanan legendaris dari Kauman, Yogyakarta. 

Diciptakan oleh warga setempat bernama Mbah Wono pada tahun 1970-an, kicak terbuat dari ketan tumbuk, kelapa parut, dan nangka.

Kicak punya aroma harum yang khas dan hanya mudah ditemui saat Ramadhan.

Uniknya, kicak hampir mustahil ditemukan di luar bulan Ramadhan dan hanya tersedia di Pasar Sore Ramadhan Kauman.

8. Sotong Pangkong 

Ini unik banget! Cumi kering yang dipanggang lalu dipukul-pukul (dipangkong) sampai empuk, kemudian disajikan dengan kuah kacang atau kuah pedas asam.

Makanan khas Ramadan ini berasal dari Pontianak, sotong pangkong adalah tradisi warga Melayu setempat.

Kuliner ini menjadi sangat populer sebagai teman berkumpul setelah shalat Tarawih dan bisa kamu temukan berjajar di sepanjang Jalan Merdeka, Pontianak.

Baca Juga : Ngabuburit Adalah Tradisi Nunggu Buka Puasa, Ini Asal-Usulnya!

9. Bongko Kopyor

Kuliner unik ini berasal dari Gresik, Jawa Timur.

Dibungkus daun pisang, berisi bubur sumsum, nangka, kelapa muda, pisang, dan roti tawar. Perpaduan isi yang kaya ini bikin Bongko Kopyor selalu dicari para pemburu takjil.

 Aroma wangi dari daun pisang yang dikukus bersama santan membuatnya selalu jadi incaran para pemburu takjil di pesisir utara.

10. Es Pisang Ijo

Berasal dari Makassar, es pisang ijo sudah populer sejak era kerajaan di Sulawesi Selatan. 

Pisang yang dibalut adonan tepung berwarna hijau, disajikan dengan bubur sumsum putih, sirup merah coco pandan, dan es serut. 

Warnanya yang cantik sebanding dengan rasanya yang juara!

11. Mie Glosor 

Menjadi ikon Ramadhan di Bogor sejak tahun 1980-an, mie glosor terbuat dari tepung aci sehingga teksturnya sangat licin (glosor) saat ditelan. 

Biasanya dimasak dengan sayuran dan disajikan dengan sambal kacang pedas serta gorengan.

Kamu bisa menemukannya melimpah di pusat takjil seperti Jalan Bangbarung atau Pasar Anyar Bogor.

12. Ketan Bintul

Berasal dari Serang, Banten, ketan bintul memiliki sejarah yang kuat sejak abad ke-16 sebagai makanan kegemaran Sultan Maulana Hasanuddin.

Konon ini adalah makanan favorit para Sultan Banten. Ketan gurih yang ditaburi serundeng kelapa pedas ini makin nikmat jika disantap bersama empal daging sapi.

Ketan gurih ini ditaburi serundeng kelapa pedas dan sering disantap bersama empal daging. Lokasi paling legendaris untuk menemukannya adalah di kawasan Pasar Lama Serang.

13. Pakat

Pakat adalah rotan muda bakar yang berasal dari Tapanuli (Mandailing)

Populer di Medan berkat para perantau, pakat memiliki rasa pahit segar yang dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan. 

Rasa makanan khas Ramadan ini cukup unik, ada sedikit pahit namun segar, dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan saat berbuka atau sahur.

Cara menikmatinya adalah dengan mengupas kulit luar rotan yang sudah dibakar dan mengambil bagian dalamnya yang putih lunak sebagai lalapan.

14. Lemang

Berasal dari budaya Melayu dan Minangkabau, lemang adalah cara memasak kuno menggunakan bambu. 

Nasi ketan yang dicampur santan dimasukkan ke dalam bambu berlapis daun pisang, lalu dibakar perlahan. 

Kuliner ini sangat ikonik di seluruh wilayah Sumatera dan paling nikmat disantap bersama rendang saat berbuka.

Sangat pas dimakan bareng rendang atau tape ketan hitam.

15. Bubur Lambuk 

Sangat populer di Kepulauan Riau dan Medan, bubur lambuk adalah tradisi masjid-masjid di kawasan Melayu yang dibagikan gratis kepada jamaah. 

Bubur gurih yang kaya akan rempah seperti kayu manis, cengkeh, dan jintan putih. Biasanya dicampur dengan potongan daging sapi atau ayam, memberikan rasa hangat dan nyaman bagi perut yang kosong.

Nah, itulah dia daftar berbagai makanan khas Ramadan yang dapat kamu temukan dari berbagai pelosok daerah di Indonesia. Manakah yang jadi favoritmu?

Tampil Nyaman dan Beda Saat War Takjil dengan 3Second

Berburu takjil legendaris di tengah keramaian pasar Ramadhan butuh strategi outfit yang cerdas agar kamu tetap merasa sejuk dan bebas bergerak. 

Pilihan terbaik jatuh pada Oversized Tee 3Second berbahan cotton combed yang punya sirkulasi udara juara, dipadukan dengan Cargo Pants yang punya banyak saku fungsional untuk menyimpan uang receh atau ponsel dengan praktis. 

Kombinasi ini nggak cuma bikin kamu anti-gerah saat antre es pisang ijo, tapi juga memberikan kesan streetwear yang effortless dan tetap sopan untuk suasana bulan suci.

Dengan total look dari 3Second, momen ngabuburit berburu kuliner nusantara jadi jauh lebih nyaman, tertata, dan pastinya siap masuk ke konten media sosial dengan gaya paling estetik!

Sudah siap untuk war berburu takjil Sobat 3Second? 

 

Rekomendasi Produk

Artikel ini ditulis oleh: 3Second Writer - SN

Tagar:

Makanan Khas Ramadan

Bagikan

About the author

3Second Writer - SN