DAFTAR ISI
[ Hide ]
Kamis, 8 Jan 2026
8.927 Views
Ketika ingin hidup sehat lewat makanan yang dikonsumsi, protein jadi salah satu nutrisi penting yang punya peran besar untuk jaga energi dan kesehatan tubuhmu. Nggak harus makan telur setiap hari kok, karena ada banyak alternatif sumber protein yang tidak kalah lezat dan bergizi.
Mulai dari protein nabati hingga protein hewani, pilihannya sangat beragam. Tinggal sesuaikan dengan selera dan pola makan sehat yang mau kamu jalani, baik vegan maupun non-vegan.
Penasaran apa aja alternatif sumber protein selain telur yang mudah ditemukan? Yuk, simak beberapa daftarnya di bawah ini!
DAFTAR ISI
[ Hide ]

Tahu termasuk umber protein nabati yang paling populer dan banyak dikonsumsi masyarakat. Selain karena mudah didapatkan, tahu juga bisa diolah jadi banyak sekali menu makanan.
Bahkan, jenis tahu juga bervariasi, mulai dari tahu susu, tahu jepang, tahu sutra, hingga tahu kuning. Semuanya kaya akan protein dan mineral penting, jadi bukan sekadar alternatif aja, tapi juga baik untuk penderita penyakit jantung atau yang ingin kurangi konsumsi daging.
Sama seperti tahu, tempe merupakan sumber protein nabati yang sangat baik, banyak resep olahannya, dan efektif untuk kamu jadikan alternatif jika udah mulai bosan dengan menu olahan telur.
Sebagai olahan kedelai, tempe mengandung protein yang lengkap, mudah dicerna tubuh, tinggi serat, dan punya vitamin serta mineral penting. Selain itu, tempe juga mudah sekali didapatkan dan harganya cenderung sangat murah.
Selain olahan kedelai, beberapa sayuran juga bisa jadi alternatif sumber protein nabati, salah satunya yaitu brokoli. Tidak heran kalau sayur satu ini seringkali dikonsumsi sebagai menu diet banyak orang.
Brokoli kaya akan kandungan protein dan nutrisi penting untuk tubuh, seperti serat, vitamin, dan mineral. Menariknya, brokoli termasuk sayuran rendah lemak, jadi bisa kamu jadikan menu untuk menambah asupan protein harian.

Kacang-kacangan juga termasuk sumber protein nabati alias dari tumbuh-tumbuhan. Kamu juga tidak perlu effort lebih untuk membeli kacang-kacangan karena tersedia di pasar modern seperti supermarket maupun pasar tradisional.
Saat ingin hidup lebih sehat atau konsisten diet, kacang-kacangan seperti almond, kacang tanah, kacang merah, atau edamame bisa jadi pilihan menu utama maupun camilan yang bernutrisi dan dijamin bikin kamu kenyang lebih lama.
Meski bukan sebagai menu utama, tapi biji-bijian seperti chia seeds, jagung, biji bunga matahari atau kuaci, hingga quinoa termasuk alternatif sumber protein yang bisa kamu tambahkan sebagai pelengkap menu harian.
Contohnya bisa kamu tambahkan ke smoothie, ditabur di atas salad, atau dicampur ke dalam yogurt. Nah, karena kaya akan protein, serat, lemak sehat, serta berbagai mineral dan vitamin, biji-bijian bisa bantu tubuhmu kenyang lebih lama dan tetap berenergi.
Kalau tidak sempat mengolah protein nabati seperti tahu, tempe, telur, hingga sayuran, kamu juga bisa konsumsi susu dan produk susu lainnya sebagai alternatif sumber protein harian. Kandungan protein susu ini bisa bantu jaga massa ototo dan dukung rasa kenyang lebih alam.
Produk seperti susu cair, yoghurt, dan keju juga kaya akan kalsium, vitamin D, serta mineral penting yang baik untuk kesehatan tulang dan gigi. Tapi, kalau kamu lagi menjalani pola hidup sehat atau diet, penting juga untuk pilih produk susu yang rendah lemak atau tanpa gula, ya!

Belum sempat beli ikan segar di pasar tapi tetap ingin mencukupi kebutuhan protein? Kamu bisa pilih ikan sarden kalengan sebagai solusi praktis yang tetap bergizi dan mudah diolah. Harganya juga relatif terjangkau, yaitu mulai dari Rp19 ribu sampai Rp25 ribu aja.
Selain praktis, ikan sarden kalengan juga mengandung protein tinggi, asam lemak omega-3, serta kalsium yang baik untuk kesehatan jantung dan tulang. Kamu bisa olah ikan sarden jadi berbagai menu sederhana, mulai dari tumisan, campuran sayur, hingga lauk pendamping nasi.
Tapi, kalau mau makan jenis ikan lainnya, masih ada pilihan ikan yang juga tinggi protein, seperti ikan kembung, ikan lele, ikan nila, ikan tuna, ikan kakap, ikan salmon, dan banyak lagi.
Udang termasuk alternatif sumber protein hewani yang lezat dan mudah diolah. Kalau kamu lagi jaga pola makan atau diet, udang jadi pilihan yang pas karena kandungan proteinnya tinggi, namun kalorinya relatif lebih rendah.
Selain itu, udang juga kaya akan mineral seperti selenium dan zinc yang berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh. Cara olahnya pun beragam, kamu bisa menumis, merebus, atau memanggang udang, selama tidak pakai minyak, garam, dan micin yang berlebihan.

Kalau kamu mau meningkatkan massa otot, dada ayam bisa jadi pilihan sumber protein yang tepat. Kandungan proteinnya tinggi, lemaknya rendah, dan mudah diolah jadi berbagai menu sehat. Selain itu, dada ayam juga mudah didapatkan dan harganya tidak terlalu mahal.
Tapi sebenarnya, selain dada ayam, bagian ayam lainnya juga tetap mengandung protein dan bisa jadi pilihan menu sehat, selama diolah dengan cara yang tepat dan tidak berlebihan menggunakan minyak atau bumbu tinggi lemak.
Pilihan alternatif sumber protein lainnya adalah daging sapi. Meski kandungan proteinnya tinggi dan baik untuk pembentukan otot, tapi konsumsi daging sapi tetap tidak boleh berlebihan, ya.
Kamu bisa menjadikan protein hewani yang satu ini sebagai selingan menu saat ingin makanan yang lebih variasi. Pilihlah potongan daging sapi yang rendah lemak dan olah jadi menu yang lebih sehat, misalnya sup daging, tumis daging, atau sate sapi tanpa saus kacang.
Nah, itulah beberapa alternatif sumber protein, mulai dari nabati hingga hewani, yang bisa kamu olah menjadi menu sehari-hari agar pola makan terasa lebih sehat, seimbang, dan nggak membosankan.
Sesuaikan lagi dengan selera dan kebutuhan tubuhmu, ya. Selamat mencoba!
Artikel ini ditulis oleh: 3Second Writer - SM
Bagikan