DAFTAR ISI
[ Hide ]
Senin, 22 Jun 2026
101 Views
Mata yang terasa perih, merah, atau gatal tiba-tiba emang bisa bikin nggak nyaman, apalagi kalau lagi beraktivitas di luar ruangan atau di depan layar terlalu lama. Untungnya, ada beberapa cara mengatasi iritasi mata ringan yang bisa langsung kamu coba di rumah tanpa perlu buru-buru ke dokter.
Mulai dari menghindari kebiasaan mengucek mata sampai menerapkan aturan 20-20-20 buat mata yang lelah karena gawai, semua langkah ini gampang dipraktikkan sendiri. Yuk, simak 8 cara mengatasi iritasi mata berikut ini!
DAFTAR ISI
[ Hide ]

Saat mata terasa gatal atau perih, refleks pertama biasanya pengen langsung dikucek. Padahal, kebiasaan ini justru bisa memperparah iritasi karena gesekan dan bakteri dari tangan bisa masuk ke area mata yang sensitif.
Sebisa mungkin tahan keinginan buat mengucek dan biarkan mata istirahat sejenak. Kalau memang terasa nggak nyaman, coba kedipkan mata beberapa kali biar air mata alami membantu membersihkan kotoran yang mengganjal.
Kalau iritasi mata karena debu, asap, atau benda asing lain yang masuk ke mata, langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah membilasnya dengan air bersih yang mengalir. Cara ini membantu menyingkirkan partikel pemicu iritasi tanpa harus menyentuh langsung area mata.
Gunakan air bersih bersuhu normal, bukan air panas atau terlalu dingin, dan bilas dengan lembut selama beberapa detik. Kalau setelah dibilas mata masih terasa mengganjal, jangan dipaksa dan segera periksa ke dokter.

Iritasi mata akibat lensa kontak cukup sering terjadi, apalagi kalau lensa dipakai terlalu lama atau kurang bersih saat penyimpanan. Kalau mata kamu sedang iritasi, sebaiknya hindari pemakaian lensa kontak sementara waktu dan ganti dengan kacamata.
Memberi waktu istirahat buat mata tanpa lensa kontak bisa membantu proses penyembuhan lebih cepat. Pastikan juga lensa kontak yang kamu pakai selalu dalam kondisi bersih dan disimpan dengan benar buat mencegah iritasi berulang.

Obat iritasi mata yang dijual bebas di apotek, seperti obat tetes mata pelumas (artificial tears), bisa membantu meredakan rasa kering dan perih akibat iritasi ringan. Obat tetes ini bekerja dengan melembapkan permukaan mata sekaligus membantu membersihkan kotoran yang menumpuk.
Pastikan kamu memilih obat tetes mata yang sesuai kebutuhan dan mengikuti petunjuk pemakaian pada kemasan. Kalau iritasi disebabkan alergi atau infeksi, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter atau apoteker sebelum menggunakan obat tetes tertentu.
Kompres dingin bisa jadi cara sederhana buat meredakan mata yang bengkak, merah, atau terasa panas akibat iritasi. Cukup basahi kain bersih dengan air dingin, lalu tempelkan dengan lembut di area mata tertutup selama beberapa menit.
Sensasi dingin dari kompres membantu mengurangi peradangan dan memberi efek menenangkan pada mata yang lelah. Ulangi beberapa kali sehari sampai gejala iritasi mulai berkurang.
Selain debu, ada banyak pemicu iritasi mata lain yang sering nggak disadari, seperti asap rokok, polusi udara, AC yang terlalu kering, sampai produk kosmetik tertentu. Sebisa mungkin, kenali dan hindari pemicu yang sering bikin mata kamu bereaksi.
Kalau aktivitas di luar ruangan nggak bisa dihindari, gunakan pelindung tambahan seperti kacamata buat mengurangi paparan debu dan partikel iritan lainnya.

Kebanyakan menatap layar gawai juga bisa memicu iritasi mata akibat digital eye strain, alias mata lelah karena screen time berlebihan. Salah satu cara mencegah iritasi mata jenis ini adalah dengan menerapkan aturan 20-20-20.
Caranya, setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Kebiasaan sederhana ini membantu otot mata rileks dan mengurangi risiko mata kering serta iritasi.

Kalau setelah mencoba berbagai cara di atas iritasi mata nggak kunjung membaik, atau malah disertai gejala lain seperti penglihatan kabur, nyeri hebat, atau keluar cairan yang nggak normal, sebaiknya jangan ditunda lagi buat periksa ke dokter. Penanganan medis yang tepat penting buat mencegah komplikasi yang lebih serius.
Artikel ini hanya memberikan informasi umum, jadi tetap konsultasikan kondisi mata kamu ke dokter atau spesialis mata kalau gejalanya berlanjut atau makin parah.
Selain menerapkan cara-cara di atas, mencegah iritasi mata sejak awal juga sama pentingnya. Salah satu caranya adalah dengan rutin pakai kacamata setiap beraktivitas di luar ruangan, biar mata lebih terlindungi dari paparan debu, angin, dan sinar UV yang jadi salah satu pemicu utama iritasi mata.
Yuk, lengkapi pelindung matamu dengan koleksi kacamata pria 3Second yang nggak cuma stylish, tapi juga bisa bantu menjaga kesehatan mata kamu sehari-hari. Dapatkan koleksinya lewat marketplace resmi, atau langsung kunjungi toko 3Second terdekat dari kotamu.
Artikel ini ditulis oleh: 3Second Writer - SM
Bagikan