DAFTAR ISI
[ Hide ]
Senin, 30 Mar 2026
16.375 Views
Masyarakat Sunda dikenal dengan filosofi hidup "Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh". Nilai-nilai kelembutan, keramahan, dan kesederhanaan ini tercermin sangat jelas dalam busana adatnya.
Mulai dari pakaian rakyat jelata yang praktis hingga kemegahan busana pengantin, baju adat Sunda selalu berhasil memancarkan aura yang tenang namun tetap memikat.
Mari kita simak 7 jenis baju adat Sunda yang paling ikonik.
DAFTAR ISI
[ Hide ]

Pangsi adalah setelan longgar yang terdiri dari atasan (kampret) dan celana gombrang. Dahulu, pakaian ini digunakan oleh para petani atau buruh karena desainnya yang memudahkan pergerakan.
Baca Juga : 7 Pesona Baju Adat Dayak : Filosofi, Makna dan Detail Keindahannya

Berbeda dengan kebaya Jawa, Kebaya Sunda memiliki ciri khas pada kerah berbentuk "V" dan potongan yang lebih mengikuti lekuk tubuh (simpel).

Beskap adalah kemeja resmi untuk pria Sunda yang biasanya digunakan dalam acara formal atau upacara adat.

Baju Menak adalah busana formal bagi kaum bangsawan Sunda di masa lalu. Kini, gaya ini sering diadaptasi untuk acara pernikahan atau tamu kehormatan.

Bedahan adalah pakaian yang digunakan oleh golongan menengah atau pengusaha di masa lalu sebagai alternatif dari baju Menak yang terlalu formal.
Baca Juga : Mengenal Baju Adat Betawi: Jenis, Filosofi, dan Keunikannya

Ini adalah busana yang paling sering kita lihat dalam kontes duta wisata. Pakaian ini mencerminkan sosok pemuda dan pemudi Sunda yang dinamis namun tetap berakar pada tradisi.

Inilah puncak dari estetika busana Sunda. Pengantin wanita menggunakan kebaya panjang dengan mahkota perak yang megah (Siger).
Baju adat Sunda mengajarkan kita bahwa kemewahan sejati tidak selalu datang dari kilauan perhiasan, melainkan dari kesahajaan dan cara kita membawa diri. Dari praktisnya Pangsi hingga sakralnya Siger Sukapura, setiap helainya menyimpan harapan agar kita selalu menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama.
Kamu pun bisa membawa semangat Sunda Heritage ini ke dalam gaya sehari-hari dengan sentuhan yang lebih santai. Coba padukan aksesori etnik seperti ikat kepala atau syal batik dengan Koleksi Basic dari 3Second, seperti kemeja katun atau outerwear minimalis.
Perpaduan ini tidak hanya membuatmu tampil effortless chic, tapi juga memberikan kenyamanan ekstra saat beraktivitas di sejuknya udara Bandung. Yuk, saatnya tampil berani beda dan unik dengan baju adat Sunda dan dipadukan karya lokal nan stylish dari 3Second!
Artikel ini ditulis oleh: 3Second Writer - SN
Tagar:
Bagikan